WP4Mawar

Setelah dapat lampu ijo dari si “perusak image” (kalau dahulu kala kata “Mawar” itu pencitraannya indah, sekarang jadi serem >.<) akhirnya terbit juga nih judul “WP4Mawar” *baca WordPress for Mawar.

Memang “pesona” Mawar sangat mengusik kehidupan segelintir orang (mgkn/pasti lebih) yang mau tak tau membuat kita keasikkan membicarakan dirinya XD. Ini terbukti saat kita tengah menikmati keindahan hutan pinus di Bogor, salah satu dari kami ada yg girang sekali dapat SMS, (pertama aku kira dari pacarnya eh ternyata dari telik sandi dari Padepokan Barat), dia mengabarkan berita duka *tapi koq temenku ini malah cekikikan ya?? Bahwasannya telah terjadi “bla..bla..bla” yang disebabkan oleh si Mawar. Wow, sebegitu gentingkah keadaan dunia persilatan saat ini?

Tiba saatnya pulang ke Jakarta, kita harus mampir dulu ke Bengkel Motor, (bukan karena mau pamitan ke yang punya bengkel) karena memang tidak satupun dari kita yang kenal si empunya bengkel (walaupun sekarang akhirnya kenal). Kita sampai di bengkel tersebut sekitar 18:30an waktu Bogor dan harus menunggu hingga Motor teman yang “sedikit” kurang sehat sampai kelar. Suasana bengkel saat itu biasa saja, cenderung membosankan karena bising kendaraan yang lewat di jalan raya depan bengkel, yang walaupun jalannya ga lebar cuma yang lewat ga kehitung jumlahnya, ditambah lagi ga ada toilet juga tempat duduk yang nyaman (seperti di rumah mang Iwan yang ada sofa dan tipi).

Suasana berangsur-angsur membaik, menghangat bahkan panas saat bahasan mengarah ke Mawar (wkwkwkwk), kita masing-masing share pengalaman kita kena “Duri sang Mawar” memang tidak bikin iritasi atau tetanus secara fisik, cuma memang bikin kita kesel dan mati gaya :D Sampai tiba saatnya cerita dari salah satu anggota Boy Band yang terkena durinya sangat..sangat parah (ikut berduka cita). Walaupun kita seharusnya menunjukkan simpati dan ucapan bela sungkawa ke dia, tapi nyatanya kita ga berhenti ketawa kalau ingat hal tersebut *maap ya.. :D

Akhirnya jam 22:30an waktu Bogor kita bisa melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta, tidak dapat dipungkiri badan sudah terasa cape, mata mulai lengket tapi kita tetap harus pulang… Perjalanan yang tadinya asik, akhirnya jadi menyebalkan karena banyak Polisi pada tiduran di jalan.. *thx to Mr. Maling :p Lewat gang yang banyak berlubang dan sesekali melewati “kebun yang tak bertuan” serem euy >.< sampai si driver Reza bilang “awas loh zone di belakang tar ada yang loncat-loncat” *tapi ga lama setelah dia bilang begitu, dia langsung meluruskan “maksudnya KODOK” (mungkin dia sebenarnya takut sendiri) hahaha.. hingga akhirnya aku tanggapin “Kodok juga serem kali.. kalau segede MAWAR” buahahahaha

8 Responses to WP4Mawar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s